Blog

Apa itu RUM (Rational Use of Medicine) ?

Apa itu RUM (Rational Use of Medicine) ?

Pernah dengar istilah RUM atau Rational Use of Medicine? Jika diterjemahkan, kata RUM mengacu pada penggunaan rasional atas obat-obatan, atau yang sering juga disebut dengan RUD ( Rational Use of Drugs). Simak dulu penjelasannya berikut ini. 


Definisi RUM


Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan Rational Use of Medicine sebagai berikut : 

“ Patients receive medications appropriate to their clinical needs, in doses that meet their own individual requirements, for an adequate period of time, and at the lowest cost to them and their community.”


Dari definisi tersebut diatas, dapat disimpulkan kalau WHO ingin menggalakkan kondisi dimana seorang pasien mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan kebutuhan klinis mereka, dalam dosis yang sesuai dengan kebutuhan individu, untuk  jangka waktu yang sesuai dan dalam biaya terapi yang terendah bagi sang pasien sendiri ataupun komunitas pasien. 


RUM sendiri menjadi program WHO yang cukup prioritas karena kekhawatiran akan penggunaan obat yang irasional atau tidak sesuai dengan definisi diatas. Lebih dari 50% obat- obatan di seluruh dunia yang didistribusikan/ dijual/ diresepkan masuk ke kategori tidak wajar, sedangkan 50% dari pasien cenderung gagal mengkonsumsi obat-  obatan secara tepat. 


Ditambah dengan fakta bahwa ⅓ dari populasi dunia masih kekurangan akses terhadap obat- obatan penting, maka kekhawatiran WHO ini bukan tanpa alasan. 


Apakah Anda Terpapar RUM?


Kasus RUM bisa terjadi di belahan dunia mana saja, termasuk di rumah sakit ataupun rumah individu. Salah satu contoh RUM yang umum adalah ketika dokter memberikan resep obat yang seharusnya tidak dibutuhkan, atau salah resep, dan juga obat yang tidak efektif dan tidak aman untuk dikonsumsi. 


Untuk mencegah terjadinya RUM dalam skala global, tentunya konsep RUM harus diterapkan pada Ikatan Dokter Indonesia. Sedangkan pada skala yang lebih kecil, gunakan tips berikut untuk memastikan kalau obat- obatan yang dikonsumsi sudah tepat:


  1. Berkonsultasi Dengan Jelas

Kunjungi dokter sesuai dengan jenis penyakit yang diderita. Sama halnya dengan anak, pastikan agar anak berkunjung kepada spesialis dokter anak atau minta rujukan dari ahlinya. Pada saat berkonsultasi, berikan informasi tentang gejala, durasi penyakit yang sudah diderita, dan juga alergi obat yang dimiliki. 


Jika anak atau orang tua sedang menjalani pengobatan rutin lain yang harus dikonsumsi setiap hari, pastikan dokter juga sudah mendapatkan informasi dengan lengkap. 


  1. Ketahui Nama & Jenis Obat Yang Diberikan

Saat dokter memberikan resep, dianjurkan agar pasien aktif bertanya tentang jenis obat apakah generik atau bukan, fungsi obat dan dosis yang tepat. Beberapa pertanyaan yang boleh diajukan kepada dokter:

  • Apa fungsi obat tersebut?

  • Kapan dan bagaimana cara meminumnya?

  • Apa efek samping obat yang mungkin timbul?

  • Apakah ada pantangan makanan/ minuman tertentu selama konsumsi obat?

  • Apakah ada aktivitas yang harus dihindari selama konsumsi obat?

  • Apa yang harus dilakukan jika obat lupa dikonsumsi?

  • Apa yang harus dilakukan jika anak muntah setelah mengkonsumsi obat?

  • Bagaimana cara mengetahui kalau obat sudah tepat sasaran?


Informasi ini juga bisa didapatkan dari farmasi atau apoteker saat menebus obat. Tetapi tetap lebih disarankan agar bertanya langsung kepada dokter demi kehati-hatian dalam konsumsi obat yang rasional. 


  1. Minum Sesuai Anjuran

Terakhir, selalu gunakan obat yang sudah diresepkan sesuai anjuran dokter. Perhatikan takaran/ dosis, cara pemakaian, dan baca informasi penting yang sudah tertera di dalam kotak obat. Jangan mengulang resep obat kecuali sudah mendapatkan anjuran dari dokter. 


Nah, ingat yah moms untuk selalu memulai kebiasaan menggunakan obat secara rasional. Ajarkan  juga kepada si kecil untuk tetap berhati- hati dalam mengkonsumsi obat, supaya tidak ada sebuah mindset bahwa obat adalah hal yang sepele. Yuk mulai dari sekarang yah moms!

Copyright © 2026 . All rights reserved by GIGEL.ID