5 Tips Mengajar Si Kecil Berjalan

5 Tips Mengajar Si Kecil Berjalan

Pada umumnya, bayi mulai belajar melangkah sekitar 9 hingga 12 bulan dan bisa menguasai berjalan dengan lancar pada sekitar usia 14- 15 bulan. Namun demikian, jangan khawatir jika bayi bunda belum menunjukkan tanda- tanda ingin menapakkan kaki ke lantai. Beberapa anak dengan perkembangan fisik yang normal juga membutuhkan hingga usia 16-17 bulan untuk bisa berjalan dengan normal.

Anak- anak biasanya juga belajar melangkah atas kemampuan mereka sendiri. Namun, orang tua juga boleh mengajar bayi berjalan dengan motivasi dan bimbingan yang terarah. Ingin tips mengajar bayi berjalan yang menyenangkan dan seru? Yuk ikuti 5 tips penting mengajar anak berjalan :

  1. Memperbanyak “ Floor Time” atau Waktu Di Lantai

Pastikan si kecil mendapatkan banyak kesempatan bereksplorasi di lantai. Dengan demikian, tubuh mereka dapat belajar mengenali kondisi sekeliling dengan lebih cepat. Anak- anak yang sering duduk di kursi anak umumnya akan cenderung lambat dari segi perkembangan motorik karena telah terbiasa dengan adanya support dari kursi- kursi khusus tersebut.

Oleh karena itu, orang tua lebih disarankan untuk memberikan ruang lantai dengan cara meletakkan di lantai yang telah dibatasi dengan pagar anak ataupun meletakkan play mat.  

  1. Posisi Tangan Yang Benar Saat Mengajar Anak Berjalan.

Saat pertama kali membantu anak berjalan, peganglah bayi pada bagian tubuh daerah rusuk. Setelah postur bayi semakin stabil dan tegak, posisi tangan yang ideal adalah pada bagian pinggul supaya otot utama anak akan lebih kuat dalam menjaga kestabilan berjalan.

Usahakan untuk tidak mengajar anak berjalan dengan cara memegang jari dari atas. Posisi ini dikhawatirkan akan membuat anak berjalan dengan gaya condong ke depan ataupun menjinjit.

  1. Melatih Otot Kaki Dengan Cara Berjongkok

Saat anak mulai berjalan sambil memegang meja atau benda rendah di sekitarnya, Anda dapat meletakkan mainan di lantai. Hal ini supaya si kecil termotivasi untuk jongkok dan mengambil mainan tersebut.

Melatih anak untuk berjongkok akan memperkuat otot kaki dan pinggul serta memantapkan stabilitas kaki.

  1. Motivasi Kecil Untuk Si Anak

Mengajarkan anak berjalan juga dapat dibantu dengan mainan, makanan kecil atau benda kesayangannya. Letakkan di depan untuk “memancingnya” bergerak selangkah demi selangkah. Pastikan pasangan Anda tetap siaga menjaga dari sisi belakang untuk menangkap kala si kecil terjatuh.

  1. Memberikan Pakaian Yang Leluasa Saat Belajar Berjalan

Belajar berjalan di rumah pasti akan lebih efektif jika bayi tidak dibebani dengan pakaian yang terlalu ketat, tebal ataupun popok yang berat. Perhatikan terutama pada bagian pinggul dan kaki yang harus sangat leluasa supaya proses mengajar bayi berjalan bisa berlangsung semakin lancar.

Nah, itulah tips- tips penting mengajar anak berjalan yang bisa bunda praktekkan. Jika anak tak kunjung menunjukkan tanda- tanda berjalan pada sekitar usia 15-17 bulan, silahkan berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli kesehatan untuk memastikan perkembangan fisik anak yang sehat.

Posted on 04/17/2017 Home, Baby, Baby Development 0 820

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.
Prev
Next