Tips Penggunaan Gadget Untuk Si Kecil

Tips Penggunaan Gadget Untuk Si Kecil

Penggunaan gadget untuk memperlihatkan video atau permainan semakin marak digunakan orang tua pada anak. Dalam memperkenalkan gadget pada anak, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan orang tua. Anak di bawah usia dua tahun belum memiliki kemampuan kognitif untuk memahami permainan yang ditawarkan gadget saat ini. Adapun, justrua malah adanya resiko speech delay bagi anak karena kurangnya interaksi langsung dengan orang di sekelilingnya. Selain itu, resiko kurangnya fokus, lambatnya proses kognitif dan gangguan belajar juga semakin besar dengan penggunaan gadget. Penggunaan layar interaktif pada anak di bawah usia tiga tahun dapat merusak tumbuh kembang untuk matematika dan pengetahuan.

Seringnya interaksi dengan gadget membuat banyaknya waktu interaksi tatap muka berkurang, mencegah mereka untuk belajar lebih dalam mengenai emosi orang lain, wawasan, empati, dan cara mengenali diri sendiri, juga membangung hubungan antar manusia.

Meski begitu, gadget juga dapat memberikan dampak baik bila digunakan sesuai fungsinya. Mulai dari pembelajaran sejak dini dengan perluasan kosa kata dan memaknai cerita yang dibaca, namun hal ini terjadi saat mendekati usia prasekolah. Perlunya kemampuan mengakses teknologi juga menjadi bekal si kecil untuk masa depan.

Usia terbaik memberikan gadget sesuai kemampuannya adalah di umur 5 tahun di mana ia sudah mengenali warna, bentuk, dan suara. Perkembangan otak anak pun sudah optimal bila diberikan rangsangan sensorik secara langsung. Meski begitu, tetap diperlukan pendampingan orang tua untuk mengontrol konten yang dikonsumsi. Berikut tips penggunaan gadget bagi si kecil yang dapat diterapkan oleh orang tua.

1. Batasi waktu bermain gadget

Berikan batasan waktu yang jelas kepada anak dalam menggunakan gadget. Selain agar tidak merusak mata, penggunaan gadget yang berlebihan juga mencegah anak dari berinteraksi dan mengenali emosi secara langsung.

2. Dampingi anak

Selain selalu berada di sekitarnya saat menggunakan gadget, pastikan orang tua juga tidak ketinggalan dengan tren internet terkini sehingga dapat mencegah anak dari konten berbahaya. Ajak anak bicara mengenai apa yang ditemukannya setelah menggunakan gadget.

3. Perhatikan jarak pandang

Bukan hanya konten yang perlu dijaga, kesehatan mata si kecil juga harus menjadi prioritas dalam penggunaan gadget. Perhatikan jarak pandang dan lama waktu memakainya sehingga tidak merusak mata buah hati.

4. Gunakan gadget di waktu yang tepat

Sebaiknya, anak tidak menggunakan gadget di saat ia memerlukan interaksi tatap muka. Pastikan anak tidak menggunakan gadget di waktu makan atau bermain, juga untuk membiasakan sopan santun di masa depan.

5. Terapkan gadget free day

Berikan anak satu hari rehat dari gadget untuk bermain bersama teman atau belajar. Dengan begitu, dalam satu minggu anak tetap bisa merasakan satu hari interaksi penuh tanpa terusik oleh gadget.

Penggunaan gadget dapat bermanfaat baik atau buruk tergantung bagaimana orang tua dapat mengontrol perannya pada anak. Menerapkan batasan dan pengawasan sangat dibutuhkan dalam memperkenalkan gadget pada anak usia dini. Untuk itu, orang tua juga perlu untuk selalu mengikuti perkembangan anak serta alokasi penggunaannya.

Posted on 01/12/2018 Home, Toddler, Toddler Development, Behavior 0 67
Tag: gigel, anak, gadget

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.
Prev
Next