Penggunaan Essential Oils Pada Anak

Penggunaan Essential Oils Pada Anak

Bunda pasti sudah tahu dong tentang essential oils yang sudah lama hits di kalangan pecinta kesehatan? Walaupun trend kesehatan selalu berubah- ubah, penggunaan essential oils termasuk sudah sangat lama berkembang secara pesat dengan manfaat yang dapat diandalkan.

Baik melalui aromaterapi atau terapi essential oils bisa berupa penggunaan minyak ekstrak alami untuk meningkatkan kebaikan bagi tubuh dan pikiran. Selain itu, essential oils juga bisa digunakan untuk menyembuhkan luka, merawat kulit, hingga menghilangkan stress.

Tak heran jika banyak orang tua mulai melirik penggunaan essential oils anak untuk kesehatan si kecil. Untuk bayi yang berusia di atas 3 tahun, mereka sudah bisa mendapatkan beberapa manfaat essential oils untuk kualitas tidur yang lebih baik, menenangkan bayi, hingga meredakan gejala colic.

Nah, supaya bunda tahu cara penggunaan essential oils bayi dan essential oils anak yang tepat dan aman, yuk baca penggunaan essential oils anak di bawah ini.

Dasar- Dasar Penggunaan Essential Oils Anak

Ikuti petunjuk dibawah untuk dasar- dasar penggunaan essential oils pada anak :

  • Hindari menggunakan essential oils untuk bayi di bawah 3 tahun

  • Gunakan teknik aromaterapi essential oils untuk meningkatkan kualitas tidur, menenangkan bayi dan meredakan gejala colic.

  • Karena kandungan essential oils yang sangat kuat, penggunaan essential oils anak harus dilarutkan dengan cairan lain atau krim yang sesuai.

  • Setiap essential oils memiliki fungsi yang berbeda- beda dan harus mengikuti takaran larut sesuai anjuran ahli.

  • Walaupun aman, essential oils bayi harus tetap digunakan sesuai petunjuk dan secara berkala.

  • Hindari mengoleskan essential oils secara langsung di kulit. Jika tidak yakin, bunda boleh mengoleskan sedikit ke kain gendongan

  • Beberapa jenis essential oils aman dikonsumsi untuk dewasa. Tetapi essential oils anak tidak dianjurkan untuk dikonsumsi langsung oleh anak kecil.

  • Beberapa jenis essential oils bayi tidak bisa digunakan bersamaan dengan pengobatan lain. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi pada ahli kesehatan atau dokter sebelum penggunaan essential oils bayi.

Sebelum Penggunaan Essential Oils Bayi

Karena sifatnya yang keras, essential oils bayi harus digunakan dengan cara dilarutkan terlebih dahulu.  National Association for Holistic Aromatherapy (NAHA) merekomendasikan rasio larutan 0.5-1% untuk bayi berusia di atas 3 bulan dan juga melarang pemakaian essential oils bayi di bawah usia 3 bulan.

Walaupun sudah dilarutkan, essential oils bayi terkadang masih bisa menyebakan iritasi kulit atau sensitif terhadap sinar matahari. Orang tua disarankan untuk melakukan “ spot test” atau uji coba pada kulit bayi terutama saat ingin menggunakan essential oils bayi yang berjenis baru.

Cara spot test atau patch test essential oils bayi :

  1. Oleskan sedikit essential oils yang sudah dilarutkan ( tidak lebih dari 1- 1.5cm) ke bagian kulit lengan atau kaki bayi.

  2. Tunggu hingga 24 jam untuk melihat reaksi pada kulit

  3. Jika terjadi reaksi pada kulit bayi seperti merah, bengkak atau terasa sakit, hentikan penggunaannya.

  4. Jika kulit bayi aman tanpa reaksi, umumnya bunda boleh melanjutkan penggunaannya.

Penggunaan Umum Essential Oils Bayi

Setelah mengetahui dasar- dasar penggunaan essential oils bayi, berikut adalah jenis essential oils bayi yang boleh digunakan secara berkala :

  • Chamomile

Fungsi : Memperbaiki kualitas tidur bayi dan menenangkan bayi.

Chamomile punya efek natural yang menenangkan dan sering dipakai sebagai obat tradisional khusus insomnia pada bayi dan dewasa. Chamomile dan juga Lavender bisa digunakan juga untuk meredakan gejala colic, sekaligus memberi ketenangan jiwa dan  mengatasi depresi.

  • Citrus Lemon

Fungsi: Memberikan energi dan memperbaiki mood

Essential oils bayi khusus citrus lemon lebih dianjurkan dalam bentuk suling karena lebih aman di kulit.

  • Dill

Fungsi: Menenangkan kejang dan membantu pencernaan

Untuk bayi yang rewel karena masalah pencernaan, larutkan 1 tetes Dill ke dalam 1 sendok teh air atau minyak sebagai obat gosok.

  • Eucalyptus

Fungsi: Melancarkan masalah pernafasan

Eucalyptus adalah favorit para bunda yang punya bayi dengan masalah pencernaan. Khusus untuk bayi dan anak, pilih jenis Eucalyptus radiata dan hubungi juga ahli kesehatan sebelum penggunaan sesuai dosis yang tepat.

  • Lavender

Fungsi: Menenangkan dan memperbaiki kualitas tidur

Selain untuk membantu bayi tidur lebih baik, lavender juga bisa digunakan sebagai obat serangga, mengurangi gejala colic.

  • Mandarin

Fungsi : Menenangkan dan memperbaiki kualitas tidur

Sama seperti lavender, Mandarin bisa jadi alternatif essential oils bayi untuk si kecil yang alergi atau tidak suka pada bau lavender. Karena wangi essential oils Mandarin yang lebih manis dan ringan, penggunaan essential oils bayi ini juga sangat disukai dan tidak menimbulkan iritasi kulit.

  • Tea Tree

Fungsi : Anti jamur, anti bakteri dan disinfektan.

Bayi dengan masalah iritasi popok atau infeksi jamur bisa menggunakan essential oils tea tree. Tetapi karena sifatnya yang cenderung keras, essential oils bayi ini lebih cocok digunakan untuk bayi diatas usia 6 bulan dan harus melakukan uji tes pada kulit.




Posted on 12/27/2017 Home, Baby, Health 0 10

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.
Prev
Next