Tanda-tanda Speech Delay Pada Anak

Tanda-tanda Speech Delay Pada Anak

Setiap orang tua pasti sangat antusias menanti kata- kata pertama si kecil. Jadi tidak heran jika orang tua merasa cemas dan khawatir bila anak masih saja belum menuturkan kata- kata seperti anak lain seusianya.

Sebelum orang tua langsung memvonis gejala speech delay atau keterlambatan berkata pada anak, ada baiknya dipahami bahwa banyak anak yang mengalami perkembangan verbal secara berbeda- beda. 1 dari 4 orang anak juga memiliki perkembangan berkata yang agak lambat, namun tidak berarti dirinya mengalami masalah serius seperti gejala speech delay.

Apa itu Speech Delay?

Speech Delay adalah perkembangan tertunda terkait mekanisme berbicara, yaitu proses memproduksi suara, baik dengan bagian tubuh ataupun olah suara.

Tanda- tanda speech delay ini akan sangat signifikan jika dibandingkan dengan anak lain seusianya. Namun ada beberapa alasan yang dianggap lumrah untuk anak yang telat berbicara atau  mengalami tanda- tanda speech delay, antara lain :

  1. Anak lelaki cenderung lebih pelan sekitar 1 hingga 2 bulan dibandingkan dengan anak perempuan lain seusianya.

  2. Anak prematur juga rata- rata akan mengalami perkembangan yang lebih telat pada 24 bulan pertama usianya. Orang tua harus tetap merujuk pada usia sebenarnya dari anak prematur dan bukan dari tanggal lahir sebenarnya.

  3. Sekitar 50% dari bayi kembar juga akan mengalami kecenderungan speech delay.

  4. Anak dengan masalah pendengaran, terutama infeksi kronis pada telinga yang mempengaruhi proses berbahasa.

  5. Anak dengan fokus pada ketrampilan lain, misalnya anak yang masih berusaha untuk belajar berjalan sehingga “mengabaikan” ketrampilan berbahasa.

Tanda- tanda Speech Delay Pada Anak

Pada dasarnya, orang tua disarankan untuk selalu mempercayai naluri alami atau insting mereka. Konsultasikan masalah tanda- tanda speech delay si kecil kepada dokter Anda untuk kepastian diagnosa secara profesional :

Usia 12 bulan :

  • Belum memanggil “ mama” atau “ dada”

  • Belum menggunakan isyarat seperti melambai, menggelengkan kepala atau menunjuk

  • Belum berlatih menggunakan konsonant ( seperti “p” atau “b”)

  • Tidak mengerti atau tidak merespon pada kata “ tidak” atau “ dadah”

  • Tidak tertarik pada benda- benda sekeliling seperti pesawat atau burung

  • Belum mengucapkan sepatah kata pada usia 15 bulan

  • Tidak mengeluarkan suara bayi seperti sedang berbicara

Usia 18 bulan :

  • Tidak menunjuk pada bagian tubuh yang ditanyakan

  • Tidak berkomunikasi pada orang tua untuk meminta bantuan atau sesuatu hal

  • Tidak berkata sekurang- kurangnya 6 kata

Usia antara 19- 24 bulan:

  • Tidak  memiliki kosa kata yang bertambah ( sekitar 1 kata per minggu)

Usia 24 bulan :

  • Tidak merespon pada arahan sederhana

  • Tidak berpura- pura main dengan boneka atau diri sendiri ( seperti menyisir rambut atau menyuapi makanan)

  • Tidak mencoba meniru kata- kata atau tingkah laku orang lain

  • Tidak bisa menyebut nama gambar di buku

  • Tidak bisa menggabungkan 2 kata bersamaan

  • Tidak tahu fungsi benda- benda umum di sekelilingnya ( misalnya sikat gigi atau garpu)

Usia 25 bulan :

  • Tidak merespon kalimat 2-4 kata

  • Tidak bisa menyebutkan bagian tubuh

  • Tidak tahu cara melengkapi lagu anak- anak yang sering didendangkan

  • Tidak bertanya pertanyaan sederhana

Usia 30 bulan:

  • Tidak bisa dimengerti oleh anggota keluarga lainnya

Usia 3 tahun :

  • Belum menggunakan kata ganti ( Saya, kamu)

  • Tidak bisa dimengerti oleh orang lain

  • Tidak bisa berbicara kalimat singkat

  • Tidak mengerti instruksi sederhana

  • Sulit berpisah dari orang tua

  • Cara bicara yang sangat tidak jelas

  • Masih berbicara sepatah kata dan sulit mengucapkan kata serta terlihat kesulitan secara jelas.

Usia 4 tahun :

  • Belum menguasai konsonan

  • Tidak mengerti konsep “ sama “ dan “ berbeda”

  • Tidak menggunakan kata ganti “ say” dan “ Kamu” dengan benar

Bunda disarankan untuk mencari saran ahli untuk segera mengatasi masalah tanda- tanda speech delay pada anak untuk mendapatkan solusi atau terapi yang paling tepat demi perkembangan anak .

( Sumber : baby center)



Posted on 01/03/2018 Home, Baby, Toddler, Toddler Development 0 183
Tag: gigel, bayi, bicara

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.
Prev
Next