7 Cara Efektif Untuk Mengatasi Sibling Rivalry

7 Cara Efektif Untuk Mengatasi Sibling Rivalry

Apakah Bunda harus sering menengahi perselisihan antara abang dan adiknya? Pasti orang tua akan merasa bersedih hati karena anak- anaknya tidak akur. Sebenarnya sibling rivalry  atau perselisihan saudara dalam skala kecil bisa menjadi hal positif dalam dinamika hubungan antar anak- anak.

Tetapi supaya sibling rivalry tidak berkelanjutan hingga tingkat parah, ada baiknya orang tua turut mengatasi perselisihan antar anak dengan pintar. Yuk intip 7 cara efektif untuk mengatasi sibling rivalry :

  1. Ajarkan Cara Menangani Konflik

Hubungan manusia pasti selalu diwarnai dengan konflik, termasuk pada anak- anak yang masih belajar mengelola sisi emosional mereka. Orang tua harus memberikan pengarahan yang bersifat membangun sehingga si kecil memiliki skills yang dibutuhkan untuk menghadapi konflik atau sibling rivalry, baik dalam keluarga ataupun di luar.

Gunakan 3 langkah penanganan konflik berikut ini :

  • Mencari tahu akar masalah.

  • Memberikan batasan jelas dalam konflik, seperti “ Dilarang memukul atau berbicara keras”

  • Mengajarkan alternatif reaksi yang tepat secara verbal, seperti “ Jangan memukul, coba katakan “ Tidak” jika abang tidak ingin adik menyentuh mainanmu.”

  1. Bersikap Adil & Tidak Langsung Membela Salah Satu Pihak

Jangan langsung mengambil sisi dari salah satu anak tanpa memberikan kesempatan bagi masing- masing anak untuk menjelaskan versi mereka. Jika orang tua terus menerus membela satu anak, maka ini akan semakin memperuncing konflik yang terjadi. Sebaliknya, jika orang tua menengahi dengan tepat, anak- anak akan semakin fasih dalam menyuarakan diri dan opini dengan tepat.

  1. Ajarkan Berbagi

Sibling Rivalry kerap berkaitan dengan teritori atau kepemilikan, terutama untuk anak- anak prasekolah yang belum mahir bersosialisasi. Oleh karena itu, orang tua dapat memberikan peraturan tentang durasi bermain dan cara meminta izin antar saudara atas sebuah properti, misalnya buku atau mainan.

  1. Tidak Membandingkan Anak

Membanding- bandingkan anak walaupun dilakukan dengan cara yang halus atau dengan pujian tetap akan memberikan efek negatif terhadap anak. Hal tersebut tetap tidak dianjurkan karena tidak memiliki sisi manfaat yang membangun. Motivasi pada anak harus diberikan sesuai proporsi dan ketrampilan anak, karena itu tidak adil jika orang tua membandingkan kemampuan anak yang lebih besar dengan adiknya.

  1. Ciptakan Suasana Positif di Rumah

Jadi panutan yang baik dengan menunjukkan keseharian yang penuh dengan hal- hal positif, misalnya saling mengucapkan terimakasih, tidak sungkan dalam memuji atau mengucapkan rasa syukur kepada anggota keluarga di rumah.

  1. Dekatkan Anak

Anak- anak harus disatukan dalam satu semangat kekeluargaan dan tim yang kompak. Dalam kesempatan yang ada, tempatkan anak dalam kondisi saling membantu atau mendukung. Misalnya : berolahraga bersama atau menyelesaikan tugas bersama.

  1. Berikan Ruang Untuk Masing- Masing Anak

Saling berbagi adalah hal yang baik, namun jangan lupa untuk memberikan ruang pribadi kepada setiap anak. Anak- anak juga butuh tempat khusus untuk meluapkan diri mereka sehingga tidak harus selalu merasa sumpek karena harus selalu saling berbagi.

Dengan 7 tips Sibling Rivalry diatas, semoga perselisihan antar anak di rumah Bunda semakin bisa diminimalisir. Selamat mencoba! sibling rivalry, perselisihan antar anak, perselisihan saudara

Posted on 12/20/2017 Home, Toddler, Behavior 0 37

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.
Prev
Next