Tips Membangun Kedekatan Antara Ayah dan Anak

Tips Membangun Kedekatan Antara Ayah dan Anak

Percaya atau tidak? Riset bertahun- tahun telah membuktikan kalau hubungan ayah dan anak yang dekat punya andil dalam membesarkan anak menjadi pribadi yang bahagia dan sukses. Semakin terlibat si ayah dalam perkembangan anak, maka semakin besar kemungkinan anak sukses.

Pengaruh ayah terhadap anak bisa juga dalam aspek kehidupan sosial, emosional, akademis hingga pencapaian si anak di masa mendatang. Seringkali juga, hubungan ayah dan anak bisa dibina sejak dini, bahkan sejak anak baru lahir di dunia. Untuk membina hubungan ayah dan anak yang baik juga tidak butuh usaha yang terlalu sulit, tetapi secara alami, rutin dan menyenangkan.

Berikut adalah beberapa tips membangun kedekatan antara ayah dan anak yang patut dicoba :

  1. Dekat dalam keseharian aktivitasnya

Sebuah studi dari Universitas Brigham Young menemukan bahwa keterlibatan ayah dan anak dalam sebuah aktivitas sehari- hari memiliki arti dan manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan kegiatan ayah dan anak yang spesial.

Keseharian hubungan ayah dan anak seperti  makan bersama, menonton bersama, bermain sepak bola dan lainnya lebih punya efek positif dibandingkan dengan acara camping tahunan atau berpergian keluar negeri bersama.

  1. Gunakan pendekatan yang berbeda

Pengaruh ayah akan berbeda terhadap anak dibandingkan pengaruh ibu terhadap si kecil. Namun bukan berarti si kecil tidak perlu kasih sayang ayah ataupun harus memilih. Ayah dan ibu memiliki pendekatan unik yang berbeda dan dengan demikian, Ayah harus tetap percaya diri dalam menjalin hubungan ayah dan anak dengan caranya sendiri.

  1. Main, main dan main

Sebuah tradisi dalam hubungan ayah dan anak ditandai dengan banyaknya kegiatan fisik yang seru, tidak bisa ditebak dan menyenangkan. Interaksi positif ini berbeda dengan interaksi positif oleh ibu, yang biasanya ditandai dengan kasih sayang dan menenangkan.

Dari kegiatan bermain secara fisik yang lebih agresif ini, anak bisa belajar cara mengolah perasaan dan sifat mereka. Permainan antara ayah dan anak ini bisa mengajari anak untuk merespon terhadap stimulasi fisik sekaligus mengendalikan emosi mereka.

  1. Berani mengambil resiko

Jika ibu lebih protektif terhadap si kecil, maka Ayah punya kesempatan untuk mengajari anak untuk mengambil resiko. Hubungan ayah dan anak yang baik akan melibatkan upaya- upaya untuk mengatasi tantangan seperti berenang di kedalaman tertentu hingga belajar mendekati binatang peliharaan. Hasilnya, ayah dan anak bisa menghadapi lingkungan sosial yang baru sambil mendapatkan kedekatan hubungan ayah dan anak yang baik.

  1. Siap untuk melindungi

Fisik ayah yang tegap, kuat dan tinggi bisa memberikan perasaan aman kepada si anak. Dengan hubungan yang bersifat protektif antara ayah dan anak, si kecil bisa tumbuh menjadi pribadi yang punya rasa aman dan percaya diri terhadap lingkungan sosialnya.

  1. Jangan lupa untuk menerapkan disiplin

Biasanya ibu adalah sosok yang paling tegas terhadap disiplin anak- anak. Akan tetapi, ayah juga harus punya batas- batas disiplin tersendiri supaya anak bisa belajar tentang tanggung jawab sekaligus punya pegangan moral yang baik. Pendekatan disiplin ayah mungkin berbeda dengan ibu, tetapi jangan ragu untuk menerapkan disiplin karena hubungan ayah dan anak yang baik juga berawal dari ajaran- ajaran yang baik.

Nah Ayah, tidak sulit bukan membangun hubungan ayah dan anak yang baik? Seluruh tips diatas bisa diterapkan dalam keseharian supaya Ayah dan anak bisa semakin akrab. Buat si kecil makin senang dan Ayah makin dibutuhkan. Selamat mencoba !

Posted on 11/28/2017 Home, Baby, Toddler, Baby Development, Toddler Development 0 183

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.
Prev
Next