5 Alasan Ilmiah Mengapa Si Kecil Harus Sering Bermain

5 Alasan Ilmiah Mengapa Si Kecil Harus Sering Bermain

Masa kanak- kanak memang tidak bisa dipisahkan dengan yang namanya bermain. Namun sayangnya dewasa ini, kian banyak anak- anak yang dimanjakan dengan kegiatan menonton TV atau bermain gadget seharian. Padahal manfaat bermain sudah terbukti secara ilmiah bisa membantu anak- anak tumbuh kembang menjadi lebih sehat, pintar dan bahagia.

Butuh lebih banyak bukti manfaat bermain secara ilmiah? Simak 5 manfaat bermain yang sudah terbukti secara ilmiah buat si kecil :

  1. Membentuk Perilaku Yang Lebih Baik

Menurut studi yang dilakukan pada tahun 2009 oleh Journal Pediatrics, anak- anak akan bertingkah laku lebih baik di dalam kelas ketika kembali dari waktu istirahat di taman bermain. Studi ini juga dilanjutkan dengan membandingkan anak- anak usia 8 hingga 9 tahun yang diberikan dan tidak diberikan waktu istirahat di sekolah.

Hasilnya adalah, anak- anak yang diberikan waktu bermain sekitar 15 menit sebelum melanjutkan pelajaran akan menunjukkan sikap dan prilaku yang lebih baik di dalam kelas. Sayangnya, saat ini masih ada lebih dari 30% anak tingkat sekolah yang tidak memiliki banyak waktu istirahat untuk bermain.

  1. Meningkatkan Keterampilan Sosialisasi

Karena kegiatan bermain sering melibatkan sekelompok anak atau lebih dari 1 orang anak, maka manfaat bermain yang paling bisa dirasakan adalah pada ketrampilan sosial anak. Riset yang dipublikasi oleh Early Childhood Education Journal pada tahun 2007 menunjukkan bahwa anak- anak prasekolah bisa semakin beradaptasi terhadap perasaan dan kebutuhan emosional dari teman- teman bermainnya.

Selain itu, mereka juga semakin handal dalam mengasah kesadaran terhadap kondisi emosi mereka sendiri, dan ini adalah sebuah ketrampilan yang sangat penting dalam hidup setiap anak.

  1. Membuat Tubuh Semakin Sehat

Berlarian di lapangan, memanjat pohon ataupun sekedar berkeliaran di ruang terbuka - semuanya adalah aktivitas yang sangat baik untuk kondisi tubuh anak. Menurut The American Heart Association, setiap anak direkomendasikan untuk melakukan aktivitas fisik dengan tingkat sedang hingga 1 jam setiap harinya. Hal ini berlaku mulai untuk anak- anak yang berusia 2 tahun keatas supaya mengajarkan pentingnya kegiatan dan olahraga yang baik untuk tubuh.

  1. Menaikkan Daya Konsentrasi Belajar

Menurut studi oleh Journal of School Health pada tahun 2009, anak- anak yang gemar melakukan kegiatan dan aktivitas fisik termasuk bermain akan memiliki kemampuan belajar secara akademis yang lebih baik.

Manfaat bermain ini juga ditekankan oleh ahli psikologi Hirsch- Pasek, dimana ia mengemukakan bahwa fungsi otak anak akan dilatih dari spontanitas dan hal- hal di luar perhitungan yang akan melatih anak untuk mengambil keputusan dan belajar pada waktu bersamaan.

  1. Membuat Anak Lebih Bahagia

Manfaat bermain bukan hanya untuk anak- anak saja, tetapi orang dewasa dan bahkan hewan juga senang bermain. Menurut studi dari University of Tennesse, biopsikologis Gordon Burghardt memberitahukan kepada The Scientist Magazine pada tahun 2010 bahwa kebahagiaan anak secara umum.

Anak- anak yang datang dari keluarga berpenghasilan rendah akan memiliki potensi untuk melanjutkan sekolah hingga tamat karena sekolah menyediakan sarana bermain. Selain membuat mereka semakin ceria, manfaat bermain ini juga memberikan peluang untuk memberikan rasa aman, percaya diri dan tentunya, bersenang- senang.

Masih cemas kalau si kecil terlalu banyak bermain? Atur waktu bermain dan belajar si kecil dengan baik dan niscaya, si kecil akan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, sehat, dan bahagia.

Posted on 08/14/2017 Home, Baby, Toddler, Baby Development, Toddler Development 0 341

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.
Prev
Next