10 Cara Untuk Stimulasi Otak Si Kecil

10 Cara Untuk Stimulasi Otak Si Kecil

Ibarat spons atau busa, otak anak kecil sangat aktif menyerap dan belajar tentang perkembangan dan beradaptasi dengan kondisi di sekitar mereka. Orang tua sangat dianjurkan untuk mencari cara- cara baru dan teknik menarik untuk stimulasi otak anak.

Dengan stimulasi otak anak, pertumbuhan otak anak pun akan semakin sehat dan merangsang kreativitas serta imajinasi yang penting untuk diri mereka. Oleh karena itu, yuk segera coba 10 cara untuk stimulasi otak anak Anda :

  1. Eksplorasi Dari Dunia Bermain

Tidak repot untuk merangsang perkembangan otak anak, cukup perbanyak waktu bermain yang bersifat eksperimental dan mendorong rasa ingin tahu mereka. Dengan berjalan- jalan di taman, bermain pasir di pantai, atau berenang, seluruhnya akan mendorong anak untuk berpikir dan mencari ide baru sembari mendapatkan stimulasi terhadap seluruh indera mereka.

  1. Bermain Game atau Puzzle

Mainan edukatif seperti menyusun puzzle atau board game adalah cara yang ideal untuk stimulasi otak anak. Mereka akan bisa berpikir dan mencari cara dan metode baru untuk memecahkan masalah dan juga mengembangkan otot motorik sewaktu bermain.

  1. Ajak si Kecil Berjalan- Jalan

Tidak perlu mengajak si kecil liburan jauh, cukup ke museum, taman kota, pagelaran seni atau melihat akuarium untuk memberikan informasi tentang dunia sekeliling kita. Tempat- tempat wisata jenis inilah yang akan memberikan pengetahuan terhadap pergerakan, sejarah, warna, dan berbagai misteri alam yang dekat dengan manusia.

  1. Makanan Sehat = Otak Sehat

Sebagai orang tua yang baik, pastikan Anda telah memberikan menu makanan dengan nutrisi yang cukup dan berimbang. Vitamin dan nutrisi yang tepat akan sangat menunjang perkembangan otak anak dan fisik si kecil.

  1. Tambahkan Supplemen Omega 3

Docosahexaenoic acid atau DHA adalah asam lemak tak jenuh golongan omega 3 yang dibutuhkan untuk perkembangan otak anak secara optimal. DHA tidak diproduksi oleh tubuh, oleh karena itu Bunda disarankan untuk memberikan tambahan suplemen DHA untuk membantu pertumbuhan otak, mata dan fungsi tubuh lainnya.

  1. Melakukan Olahraga dan Hobi Sesuai Keinginannya

Banyak riset yang mendukung hubungan antara olahraga dengan fungsi kognitif yang sehat untuk anak- anak. Apapun jenis olahraga atau hobi fisik yang disenanginya, dorong anak untuk menekuninya demi pertumbuhan otak anak, memori, sifat dan akademis.

  1. Belajar Bahasa Lain

Anak yang mahir berbahasa bilingual kerap memiliki kinerja otak yang lebih maju dibandingkan dengan anak yang hanya menguasai 1 bahasa saja. Disini orang tua harus mendukung dan mengajak belajar bersama- sama bukan saja untuk pertumbuhan otak anak, tetapi juga mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia global.

  1. Menerapkan Disiplin

Gaya parenting yang berbeda- beda bukan alasan untuk tidak menerapkan disiplin untuk si kecil. Beri penjelasan positif atas sebab dan akibat seluruh tindakannya, dengan demikian anak akan belajar tentang kontrol diri melalui pemikiran dan fungsi rasional di dalam otak.

  1. Membaca dan Bernyanyi Bersama Anak

Ingin melatih fokus si kecil? Membaca ataupun bernyanyi adalah aktivitas asyik yang bisa melatih perkembangan otak anak melalui ketrampilan linguistik, daya konsentrasi dan hal- hal positif lainnya yang penting untuk dirinya.

  1. Mengajarkan Anak Untuk Bersosialisasi

Mengajak anak untuk turut serta dalam komunitas yang ada adalah stimulasi otak dan sosial yang baik. Ajarkan juga pentingnya arti persahabatan, bergaul dengan sopan, dan mengembangkan karakter  yang penuh dengan empati, kasih sayang dan rasa perduli terhadap sesama.

Nah, tidak sulit bukan cara stimulasi otak anak? Bahkan bisa dilakukan setiap hari dan setiap saat tanpa harus mengandalkan alat atau biaya mahal. Lakukan sekarang, dan raih hasilnya yang pasti memuaskan.

Posted on 05/31/2017 Home, Baby, Baby Development 0 605

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.
Prev
Next